Perbedaan Vokal Grup dan Paduan Suara beserta Penjelasan Lengkapnya

loading...
Perbedaan Vokal Grup dan Paduan Suara beserta Penjelasan Lengkapnya -- Memecah suara dalam lagu merupakan hal yang pertama kali harus dicapai jika lagu tersebut ingin dinyanyikan oleh kelompok paduan suara atau kelompok vocal group.

Memang ada beberapa teknik untuk memecah suara tersebut, selain memerlukan sedikit pengetahuan tentang akor, juga sebetulnya perlu belajar ilmu harmoni, tapi ini bukan syarat mutlak karna lagu akan digunakan oleh kelompok masing-masing.

Di dalam paduan suara maupun vokal grup selalu tidak lepas dari teknik vocal tentang bagaimana cara  bernyanyi dengan bagus, tidak asal keluar suara saja, namun diatur sedemikian rupa sehingga mendapat suara yang "Ear catching". Teknik Vocal itu sendiri merupakan poin penting agar dapat memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.

Jika kita berbicara tentang vokal grup dan paduan suara mungkin diantara sobat musikitabro ada yang mengira jika itu sama saja, karna dinyanyikan secara berkelompok.
Ya itu memang benar, tapi tahukah anda meskipun vokal grup dan paduan suara sama-sama dinyanyikan secara kelompok namun ada hal-hal yang berbeda dari dua jenis kelompok musik ini. berikut musikitabro berikan perbedaannya :

Perbedaan vokal grup dan paduan suara

Vokal Group
Perbedaan vokal grup dan paduan suara beserta penjelasan lengkapnya

Sebuah kelompok penyanyi yang beranggotakan kurang dari 10 orang serta 1-2 pemusik pengiring. Pada vocal group masing – masing penyanyi dikelompokkan untuk menyanyikan suara 1,2,3, dan seterusnya, bergantung kemampuan dan kecocokan masing – masing.

Belum ada pembagian suara yang baku pada vocal group karena jumlah kelompoknya sedikit. Para penyanyi menyanyikan lagu yang sama, namun diaransemen sesuai suara yang mereka nyanyikan.

Adapun peran-peran dalam vokal grup yaitu :

Lead Vocalist : lead vokal adalah bagian yang mengharuskan penyanyi menyanyikan lagu dengan nada yang paling tinggi dan powerful dari yang lainnya pada nada-nada tertentu.

Main Vocalist : main vokal adalah bagian vokal dengan nada suara yang sedang, artinya, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah (biasanya Main Vocal Group sering mendapat jatah menyanyikan lagu paling banyak).

Sub Vocalist : sub vokal adalah bagian vokal yang setingkat lebih rendah dari main vokal (sub vokal biasanya mendapat bagian lagu yang paling sedikit), Sub Vocal terkadang juga menjadi Sub Rapper.

Vokalist : Vokalis adalah bagian vokal yang hampir sama dengan Sub Vokal, hanya saja biasanya Sub Vokal merangkap menjadi Sub Rapper, tapi kalau Vocalist biasanya menjadi Back Sound ketika Lead Vokal bernyanyi.

Lead Rapper : lead rapper adalah bagian rapper yang sering menyanyikan lagu rapper dalam vokal group, biasanya lead rapper menyanyikan lagu dengan suara yang hampir sama, yaitu suara yang terdengar lebih lembut dari Main Rapper atau Sub Rapper.

Main Rapper : rapper utama adalah bagian rapper yang menyanyikan lagu rapper dengan bagian yang lebih sedikit dari lead rapper, biasanya suara main rapper sedikit lebih cepat dalam bernyanyi daripada lead rapper.

Sub Rapper : sub rapper adalah bagian rapper yang biasanya bernyanyi setelah suara main rapper, sub rapper sering merangkap menjadi Sub Vokalis, karena suara sub rapper yang dituntuk lebih lembut dari main rapper atau lead rapper.

Contoh vokal grup seperti lagu-lagu Tangga, Project Pop, Kahitna, Pasto dan masih banyak lagi yang lainnya. Silahkan lihat dan cek di youtube maupun mp3.

Paduan Suara
Perbedaan vokal grup dan paduan suara

Kelompok paduan suara sama seperti vocal grup, sama – sama merupakan kumpulan penyanyi, namun bedanya jumlah anggota kelompok jauh lebih besar, bisa lebih dari 20 orang. Pada paduan suara sudah ada pembagian suara berdasarkan frekuensi suara penyanyi, yaitu yang paling tinggi Sopran, Alto, Tenor, hingga yang paling ngebass yaitu Bass.

Untuk menentukan siapa – siapa yang termasuk suara sopran tenor alto atau bass tidak mudah, karena harus melalui pengujian dan jika salah dapat menyebabkan kekacauan. Tenor dan Bass biasa diisi penyanyi laki – laki yang suaranya cenderung rendah, sedangkan Sopran dan Alto biasa diisi penyanyi perempuan yang suaranya cenderung lebih tinggi. Para penyanyi menyanyikan lagu yang sama, namun dengan not dan aransemen yang berbeda karena menyesuaikan dengan suara masing – masing seperti suara Sofran, Alto, Tenor, Bass atau disingkat SATB.

Adapun jenis-jenis paduan suara yaitu sebagai berikut :

1. Paduan Suara UNISONO yaitu Paduan suara dengan menggunakan satu suara.

2. Paduan Suara 2 suara sejenis, yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang sejenis, contoh : Suara sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara sejenis anak-anak.

3. Paduan Suara 3 sejenis S - S - A, yaitu paduan suara sejenis dengan menggunakan suara Sopran 1, Sopran 2, dan Alto.

4. Paduan Suara 3 suara Campuran S - A - B, yaitu paduan suara yang menggiunakan 3 suara campuran , contoh : Sopran, Alto Bass.

5. Paduan suara 3 sejenis T - T - B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, Bass.

6. Paduan Suara 4 suara Campuran, yaitu paduan suara yang mengguanakan suara campuran pria dan wanita, dengan suara S - A - T - B. Sopran, Alto, Tenor, Bass.

Contoh paduan suara seperti : Exodia Youth Choir, Tiberias Children Choir, Paragita UI dan lain-lain.
Dalam daftar di atas mereka merupakan kelompok paduan suara dari Indonesia yang sudah terkenal di ajang Internasional, sobat bisa lihat langsung aksi paduan suara mereka di youtube.

NOTE

Sifat Nada Ada 4 yaitu :

  1. Fitch yaitu ketepatan jangkauan nada.
  2. Durasi yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
  3. Intensitas nada yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
  4. Timre yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.

Ambitus Suara adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang. Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.
  • Crescendo adalah suara pelan berangsur-angsur keras. 
  • Descresendo adalah suara keras berangsur-angsur pelan.
  • Stacato adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.

Syarat untuk menjadi seorang conductor / pemimpin dalam paduan suara :
  • memiliki sifat kepemimpinan
  • memiliki miliki ketahanan jasmani yang tangguh
  • sebaiknya sehat jasmani dan rohani
  • simpatik
  • menguasai cara latihan yang efektif
  • memiliki daya imajinasi yang baik

Sebuah lagu tercipta dengan latar belakang tertentu dan bermaksud menceritakan sesuatu kisah ataupun hal. Dan untuk dapat menemukan makna yang tersirat dari lagu tersebut penyanyi harus dapat membawakan sesuai interpretasi yang tanda-tanda yang telah tertulis dalam lagu. Inilah yang disebut dengan tanda dimanik.
Tanda dinamik merupakan tanda untuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan.

Contoh-contoh Tanda Dinamik yaitu :
  • f : forte = keras
  • ff : fortissimo = sangat keras
  • fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
  • mf : mezzo forte = setemgah keras
  • fp : forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
  • p : piano = lembut
  • pp : pianissimo = sangat lembut
  • ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin
  • mp : mezzo piano = setengah lembut

Perubahan tanda dinamika :
  • Diminuendo / dim : melembut
  • Perdendosi : melembut sampai hilang
  • Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang
  • Calando : mengurangi keras
  • Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun
  • Cresscendo : berangsur-angsur keras
  • Decrsescendo : berangsur-angsur lembut

Itulah beberapa penjelasan yang dapat musikitabro rangkum pada artikel kali ini tentang perbedaan vokal grup dan paduan suara  beserta hal-hal lainnya yang berhubungan dengan vokal. Semoga bermanfaat